Hairdo Curling Hairstyle Updo Styling Curlers

Mengenal 2 Metode Penting Dalam Pengeritingan Rambut Dasar

2 Metode Penting Dalam Pengeritingan Rambut Dasar

 

  1. Beberapa Tahap penting dalam sejarah pengeritingan

Tehnik pengeritingan dalam tingkat kemajuannya yang sekarang, hanya dapat dicapai berkat adanya usaha – usaha yang menuju kearah itu, yang telah dilakukan mereka yang mengabdikan diri dalam bidang tersebut sejak berabad – abad yang lalu.

  1. Zaman Mesir Purba

 

Pengeritingan rambut sudah dikenal dari zaman Mesir kuno, kurang lebih 4000 tahun yang lalu.. Pada zaman itu manusia masih belum dapat membedakan antara pratata dan pengeritingan. Metode nya masih begitu sederhana yaitu, rambut yang akan dilakukan pengeritingan, digulung dengan sepotong kayu kemudian dilapisi dengan sebongkah tanah liat basah lalu kemudian dikeringkan dengan panas matahari. Setelah mengering, tanah liat tersebut dibersihkan dan rambut dilepas dari penggulungnya. Sampai pada tingkat tertentu, rambut tersebut menjadi ikal.

 

Kecuali dengan tanah liat basah, para penata rambut Mesir kuno juga menggunakan malam lebah sebagai penahan ikal rambut. Malam lebah ini biasanya juga diberi parfum, sehingga jika mencair akan terhambur pula aroma parfum yang harum.

 

Kebiasaan menggunakan wig juga sudah dikenal pada zaman itu. Wig yang akan dibuat ikal, digulung dengan sepotong kayu dan dimasukkan dalam air panas. Setelah dikeringkan dan kayu penggulungnya dilepaskan, wig itu pun menjadi ikal.

 

Pembuatan ikal rambut dengan bantuan jepitan panas yang kini lazim disebut curling iron juga sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu Sebuah jepitan pengikat rambut yang pernah diketemukan ternyata dibuat pada tahun 1450 sebelum Masehi.

 

  1. Sebelum Akhir Abad XIX

 

Berabad – abad kemudian setelah zaman Mesir kuno, cara pengeritingan yang demikian itu masih terus dilakukan. Dengan sedikit perubahan cara dan teknik pengeritingan tersebut diambil alih oleh bangsa Yunani. Mereka kemudian meneruskannya kepada bangsa Romawi, dan oleh bangsa Romawi kemudian diteruskan ke seluruh dunia.

 

Melalui percobaan demi percobaan dan kegagalan demi kegagalan, manusia terus berusaha mencari metode-metode yang lebih baru dengan peralatan dan obat – obatan pembuat keriting yang lebih baik dan lebih memadai.

 

Pada masa itu banyak dikenal adanya resep-resep rahasia obat pengeriting rambut. Dan sebetulnya lebih banyak dilakukan setting dan pada perming dalam pengertian kita sekarang.

 

  1. Akhir Abad XIX – Pertengahan Abad XX

 

Dalam sejarah pengeritingan, masa antara akhir abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20 merupakan masa yang sangat penting, karena dalam periode tersebut terdapat pelbagai kemajuan nyata, baik dalam teknik pengeritingan maupun dalam penemuan obat – obat dan peralatan pengeritingan yang baru. Tokoh-tokoh penata rambut dan para ilmuwan lain yang besar peranan dan jasanya dalam penemuan-penemuan baru tersebut, antara lain, adalah sebagai berikut :

 

  • Marcel Grateau
  • Charles Nessler
  • Joshep Mayer & Robert Bishinger
  • Eugene Suter
  • Sartory
  • Arnold F. Willat

Sistem mengeriting secara sederhana sudah dikenal sejak dulu, tetapi baru pada tahun 1905 terjadi kemajuan yang pesat dalam hal pengeritingan rambut, ketika seorang yang bernama Charles Nessler menemukan mesin pengeriting panas. Hingga kemudian di dalam dunia pengeritingan rambut dikenal 2 macam metode yaitu :

  1. Metode mengeriting panas, yaitu cara mengeriting dengan menggunakan aliran listrik atau kompor serta alat – alat terlebih dahulu dipanaskan.

 

  1. Metode mengeriting dingin, yaitu cara mengeriting dengan bantuan obat obatan dari bahan kimia dan bantuan physic, tanpa suatu pemanasan.

 

 

 

  1. Metode mengeriting panas

Metode mengeriting panas dikenal dengan beberapa macam, antara lain :

  1. Mengeriting dengan metode “Permanent Spiral“, adalah cara yang pertama kali dikenal, yaitu dengan cara menggulung rambut dimulai dari pangkal keujung rambut, di mana cara ini khusus dilakukan untuk rambut panjang.

 

  1. Mengeriting dengan metode “Croquinole“, diperkenalkan pada tahun 1926, Sistem ini dipergunakan untuk rambut pendek, yaitu dengan cara menggulung dari ujung rambut ke kulit kepala.

 

  1. Mengeriting dengan metode “Preheated” (Pemanasan sebelumnya). Metode ini diperkenalkan pada tahun 1931. Metode ini sama dengan Croquincle, hanya bedanya aliran listrik sudah diputuskan sebelum pemakaian dan selama pemakaian.

 

  1. Mengeriting dengan metode “Tanpa Mesin”, diperkenalkan pada tahun 1932. Metode ini tidak menggunakan mesiri, tetapi memakai panas yang berasal dari bahan kimia. Karena merusak rambut, Metode ini tidak diperkembangkan lagi. Tetapi Metode ini merupakan permulaan masa peralihan ke metode mengeriting dingin.

 

 

 

  1. Mengeriting Dingin (Cold Waving)

 

Metode ini pertama-tama diperkenalkan di California antara tahun 1938 – 1939. Tetapi baru pada tahun 1940 dapat diterima secara Nasional maupun Internasional hingga sekarang. Metode ini dapat dengan cepat diterima karena tidak menggunakan panas tetapi diberikan menurut suhu ruangan (suhu badan). Untuk itu harus ada suatu nama untuk memebedakan methode mengeriting panas dengan methode me ngeriting permanent secara kimia.

 

Akhirnya diakui istilah “Mengeriting Dingin” (Cold Wave). Dibandingkan dengan mengeriting panas, mengeriting dingin mem punyai keuntungan-keuntungan sebagai berikut :

 

  • Secara Relatif tidak mahal, karena menggunakan alat-alat perlengkapan yang sederhana.
  • Dalam pemakaiannya lebih menyenangkan bagi langganan, karena tidak berat/ tidak memerlukan jepitan-jepitan panas dan bebas bergerak.
  • Pengeritingan dapat dengan mudah dilakukan di mana saja, tanpa memerlukan aliran listrik.

 

Dalam proses pengeritingan dingin ada 2 hal pokok :

 

  1. Tindakan secara physic, yaitu :

 

  1. rambut harus dibagi (parting)
  2. rambut harus digulung dengan rotto (gulungan untuk mengeriting) – (blocking).

 

  1. Tindakan secara kimia, yaitu :

 

  1. proses merubah struktur kimia rambut, sehingga rambut menjadi lunak dengan mempergunakan obat keriting.
  2. meneutralizir rambut, yaitu menghentikan proses obat keriting dan menetapkan bentuk rambut baru.

 

Untuk memperoleh hasil yang memuaskan, maka hal-hal yang perlu diperhatikan ialah :

 

  1. Mengadakan analisa / diagnosa tentang rambut dan kulit kepala.
  2. Pembagian rambut (parting).
  3. Memilih obat keriting yang tepat.
  4. Menggunakan/memilih rotto yang tepat.
  5. Blocking dan cara menggulung rambut.
  6. Cara memberi obat keriting.
  7. waktu proses (processing time).

 

Dalam metode mengeriting dingin, sebelum pengerjaan lakukanlah analisa penting, yaitu :

 

  1. Analisa/diagnosa Kulit kepala dan rambut :

 

Tindakan penting yang diambil sebelum mengeriting rambut ialah: mengadakan analisa dan pemeriksaan yang teliti mengenai kulit kepala dan kondisi rambut langganan. Kebijaksanaan dan ketelitian sebagai periata rambut adalah mempelajari semua fakta-fakta yang terlihat tentang :

 

  • Kondisi kulit kepala :

 

Kulit kepala harus diperiksa dengan teliti. Bila ada luka pada kulit kepala, pengeritingan tidak boleh dilakukan karena dapat membahayakan langganan.

Rangsangan gatal pada kulit kepala dan kerusakan rambut merupakan tanda bahwa pengeritingan harus ditunda sampai kondisinya baik.

 

  • Porositas rambut :

 

Porositas rambut adalah kemampuan rambut untuk menyerap obat keriting, obat cat, lotion dil (cairan). Kemampuan rambut untuk me nyerap ini sangat erat hubungannya dengan kecepatan sampai di mana rambut dapat menerima obat keriting. Kecepatan penyerapan menentu kan tingkat porositas rambut; Jika analisanya tepat, porositas dapat menjadikan ukuran penentuan kekuatan obat keriting yang harus anda gunakan. Apabila analisa sebelum pengeritingan ini tidak dilakukan dengan baik, maka pengeritingan mengakibatkan kerusakan rambut. Waktu proses dalam mengeriting rambut lebih banyak tergantung pada porositas rambut. Makin porous rambut, makin pendek waktu proses dan makin lunak obat keriting yang diperlukan.

 

Cara menentukan porositas rambut :

 

  1. Secara sederhana porositas rambut dapat diketahui sebagai berikut :

 

  1. Jika rambut itu cepat kering, maka rambut tersebut porous.
  2. Jika rambut cepat basah apabila kena air dan jika rambut sering dicat atau juga dibleach.

 

Porositas rambut dapat digolongkan sebagai berikut :

 

  1. Porositas baik; rambut dengan lapisan cuticle (selaput rambut) yang renggang dan timbul dari batang rambut. Rambut dari jenis ini dapat menyerap cairan / waving lotion dalam waktu yang normal.

 

  • Elasitas Rambut :

 

Elastisitas rambut adalah faktor yang sangat penting untuk dipertimbangkan jika hendak mengeriting rambut. Elastisitas adalah kemampuan rambut untuk meregang dan kembali lagi mengerut seperti panjangnya semula tanpa putus. Semua rambut adalah elastis, tetapi sifat elastisitasnya berurut dari yang sangat baik ke tingkat  yang sangat buruk. Semakin tinggi tingkat elastisitasnya, semakin lama juga gelombang bertahan pada rambut. Kualitas elastisitas rambut akan menentukan hasil pengeritingan.

 

  • Densitas rambut (Kelebatan rambut) :

 

Densitas rambut adalah terdapat sedikit dan banyaknya rambut atau kelebatan rambut per inci persegi yang tumbuh di kulit kepala. Kelebatan rambut tidak dipengaruhi oleh jenis rambut, tetapi kelebatan rambut (densitas rambut) mempengaruhi pemilihan rotto dan pembagian rambut per block (blocking).

 

Untuk rambut yang mempunyai densitas tebal diperlukan juga rotto yang ukurannya juga besar serta blocking yang lebih kecil. Akan tetapi jika rarabut tipis/sedikit pertumbuhannya, di perlukan rotto yang kecil dan blocking yang lebih kecil, serta penggu lungan rambut yang dekat dengan kulit kepala. Hindarilah blocking yang besar pada rambut yang tipis karena tarikan dapat menyebabkan kepatanan rambut.

 

  • Tekstur Rambut (Halus kasarnya rambut) :

 

Halus kasarnya rambut menentukan waktu memproses. Rambut yang kasar dan berpori besar lebih cepat menggelombang daripada rambut yang halus dan tak porous. Halus kasarnya rambut juga menentukan bentuk gelombang. Diameter batang rambut menentukan kasar, sedang dan halusnya rambut.

 

  • Panjangnya rambut :

 

Panjangnya rambut adalah faktor penting lain yang harus dipertimbangkan. Mengeriting rambut dengan kepanjangan rambut normal bukan merupakan masalah akan tetapi bila panjang rambut langganan 6 inci atau lebih, maka timbullah masalah dalam penggulungannya, karena jika rambut panjang demikian rambut tidak dapat digulung cukup rapat, kuat dan dekat pada kulit kepala untuk mendapatkan hasil pengeritingan yang baik. Tambah lagi tarikan ekstra karena berat rambut mungkin menarik gelombang keluar dari rambut secepatnya, oleh sebab itu dalam memilih model rambut adalah sangat penting untuk mempertimbangkan dengan seksama panjang rambut tekstur elastisitas, porositas serta densitas rambut.

Demikianlah dua metode dasar dalam pengeritingan rambut beserta penjelasannya yang harus anda ketahui. Walaupun  informasi tersebut di atas masih teori  mendasar, diharapkan hal ini dapat menjadi pemenambah informasi dan motivasi anda dalam belajar tata kecantikan rambut lebih luas lagi.

 

 

 

Penulis :           M. Alamsyah

Sumber :           –          Teori Tata Kecantikan Rambut Dasar,  Diknas 2011

  • Pengetahuan dan Seni Tata Kecantikan Rambut untuk Tingkat Mahir, kelompok penulis Buku Direktorat Pendidikan Masyarakat Ditjen PLSPO Dep. P dan K, Penerbit :Yayasan Insani Andragogi Indonesia ( INSANI ), Jakarta 1994