Begini Proses Terjadinya Kehamilan Dan Tanda Kehamilan Yang Sehat

Setelah menikah tentunya kerhadiran anak dalam sebuah keluarga adalah sesuatu yang dinanti nantikan oleh orang tua. Kehamilan tentunya akan membawa kebahagian tersendiri dalam sebuah keluarga, tapi sebenarnya apasih pengertian dari kehamilan ini. Garis besarnya kehamilan adalah sebuah proses terjadinya pembuahan sampai kelahiran. Proses ini dimulai dari sel telur yang dibuahi sperma, lalu tertanam dalam lapisan rahim dan kemudian menjadi sebuaah janin. Apa saja sih yang bisa membuat seorang wanita hamil, sebenarnya terdapat banyak hal yang bisa meningkatkan kehamilan,salah satunya  berhubungan tanpa menggunakan kontrasepsi, selanjutnya berhubungan intim dalam masa subur tanpa alat pelindung tapi beberapa orang mengatakan makanan tertentu bisa membuat kehamilan, tapi kondisi ini belum ada bukti ilmiahnya. Sebenarnya apa saja tanda tanda kehamilan yang biasa di rasakan oleh calon ibu hamil, gejala kehamilan antar calon ibu hamil biasanya berbeda beda, namun pada umumnya setelah melakukan hubungan intim akan merasakan seperti telat haid, mual dan muntah, payudara nyeri dan putting menggelap, kram perut, lebih emosional, ngidam, keluar bercak darah dari vagina, merasa cepat lelah dan sering buang air kecil dan sering buang air kecil adalah tanda yang paling konsisten yang sering muncul sepanjang kehamilan, hal ini di sebabkan oleh perkembangan rahim dari trimester pertama sampai ketiga yang menekan kandung kemih wanita yang sedang mengandung tersebut.kehammilan terjadi dalam kurun waktu kurang lebih selama 40 minggu yang selama kurun waktu tersebut di bagi dalam tiga semester, yang pertama adalah :

  • Trimester Pertama 0 – 13 minggu : pada periode ini struktur tubuh dan sistem organ bayi akan berkembang, tapi hati – hati pada masa inilah kebanyakan keguguran sering terjadi dan kecacatan lahir akan muncul pada periode ini juga.
  • Trimester Kedua 14 – 26 minggu : tubuh bayi akan terus berkembang dan anda akan dapat merasakan pergerakan bayi pada periode ini.
  • Trimester Ketiga 27 – 40 minggu : bayi berkembang seutuhnya.

Tapi pada beberapa kasus di dunia juga banyak bayi bisa bertahan di dalam rahim selama 42  minggu, namun bila terjadi seperti ini janin harus segera di keluarkan dikarenakan bisa menimbulkan masalah kesehatan pada bayi nantinya, seperti air ketuban tertelan oleh bayi, berikut adalah tahapan proses pembuahan hingga anda menjadi ibu hamil.

  1. Hubungan seks

Pada saat anda berhungan intim dengan pasangan anda, pria yang berejakulasi akan mengeluarkan air mani yang mengandung sperma di dalam vagina. Setelah masuk, sperma mulai berenang menyusuri leher rahim untuk mencari sel telur yang akan di buahi sehingga terjadi kehamilan atau pembuahan. Sel telur wanita di hasilkan dari  indung telur alias ovarium, ketika usianya sudah cukup matang, sel telur ini akan keluar dari ovarium dan turun kerahim melewati saluran tuba falopi, ini di sebut bagian dari ovulasi.

  1. Pembuahan

Sperma mampu berenang sangat cepat dan akan bertemu sel telur pada waktu 45 menit hingga 12 jam, namun pada tahap ini kehamilan belum tentu ada  karena proses proses kehamilan belum sepenuhnya terjadi. Ini di sebabkan oleh karena satu sel telur saja bisa di dekati oleh ratusan, ribuan hingga jutaan sperma akan tetapi hanya spremna yang paling kuatlah yang hanya bisa menembus dinding terluar sel telur, jika nantinya sperma sudah berhasil masuk sampai ke inti sel telur selanjutnya sel telur ini akan membuat sebuah benteng yang akan mencegah sperma lain untuk masuk.

  1. Implantasi

Proses kehamilan yang berikutnya adalah implantasi. Setelah spermas masuk kedalam sel telur dan bersatu, materi ini akan bergerak  dari tuba falopi menuju ke rahim sambil membelah diri menjadi banyak. Selama perjalanan itu materi ini akan membentuk sebuah bola kecil yang bernama blastokista yang berisi kurang lebih seratus sel yang berbeda. Pada umumnya blastokista ini akan sampai pada rahim sekitaran 2 sampai 4 hari setelah pembuahan tadi. Tetapi blastokista ini juga bisa mengapung selama 2 sampai 3 hari di rahim sebelum akhirnya menemukan dinding rahim untuk di temple, ketika blastokista ini sudah menempel di dinding rahim tersebut, proses inilah yang dinamakan Implantasi. Disinilah proses kehamilan akan dimulai namun anda belum resmi dikatakan sebagai calon ibu hamil pada tahapan ini.

  1. Pembentukan embrio

Setelah blastokista tadi mantap menempel pada dinding rahim, blastokista tersebut akan mulai berkembang menjadi embrio dan plasenta. Embrio adalah bakal janin yang ada pada rahim sedangkan plasenta atau yang bias di sebut ari – ari adalah organ yang berbentuk kantong yang nantinya akan menjadi rumah bagi embrio untuk bertumbuh dan berkembang selama 9 bulan kedepan, nah…., pada tahapan ini lah anda para wanita sudah bisa di sebut sebagai ibu hamil meskipun tanda nya belum terlihat jelas.

Pada saat mengandung ini para calon ibu harus benar benar mulai merubah pola hidup nya dan harus mencukupi asupan nutrisi yang cukup agar perkembangan janin nya bertumbuh dengan baik. Selain harus mencukupi asupan nutrisi. Para calon ibu juga harus mengetahui tanda atau ciri – cirri kehamilan yang sehat. Ini di perlukan untuk bisa menghindari hal hal yang tidak di inginkan seperti gangguan kehamilan yang mungkin bisa berdampak sangat fatal. Di kutip dari times of india ada tujuh tanda atau ciri kehamilan yang sehat.

  • Kadar gula serta tekanan darah baik

Memastikan kadar gula dan tekanan darah agar selalu dalam kondisi baik merupakan hal utama yang harus diperhatukan. Hal ini menjadi sangat penting karena juga akan menentukan kesehatan pada janin. Jika hal ini kurang di perhatikan, dikhawatirkan sang ibu harus melahirkan secara premature atau kelahiran lebih awal dari semestinya.

  • Posisi plasenta

Plasenta ini di pastikan harus pada posisi yang tepat, yaitu harus melekat di dalam rahim hingga masa kehamilan tersebut. Karena jika plasenta tersebut terlepas atau posisinya yang tidak tepat pada rahim dikhawatirkan bisa mengakibatkan penghentian kehamilan ataupun keguguran,

  • Pertumbuhan janin yang baik

Jika ingin melihat janin mengalami pertumbuhan dengan baik, hal ini bisa di lihat melalui ultrasonografi atau biasa di sebut USG

  • Menambah berat badan

Pertambahan berat badan harus terlebih dahulu dikonsultasikan dengan dokter, agar hal ini tidak mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Usaha menambah berat bada juga sebenarnya merupakan agar janin mendapat asupan nutrisi yang tercukupi.

  • Memperhatikan Hormon progesteron dan estrogen

Kedua hormon ini sangatlah penting untuk di perhatikan selama masa proses kehamilan. Karena jumlah hormon progesteron dan estrogen menentukan kesehatan pada kehamilan. Fungdi hormon progesteron adalah untuk mencegah menstruasi. Sedangkan estrogen sangat penting untuk perkembangan  dan pertumbuhan rahim.

  • Perut mengalami pertumbuhan

Jika mengalami hal ini konsultasikan denga dokteruntuk mengetahui apakah pertumbuhan perut ini normal apatidak normal.

  • Gerakan janin

Pergerakan merupakan suatu indicator yang sangat penting untuk di perhatikan. Karena menandakan jumlah oksigen yang diterima oleh janin sudah cukup. Idealnya pergerakan janin ini di mulai antara minggu ke enam serta minggu ke sepuluh pada saat masa kehamilan.

Sekian untuk bahasan tentang proses terjadinya kehamilan dan tanda kehamilan yang sehat. Mungkin setiap kasus kehamilan tidak akan sama dan pastinya akan berbeda pula juga tanda kehamilannya, yang pasti bila para wanita  khusus nya yang telah berkeluarga meganalmi proses seprti yang di atas diharapkan untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan kesehatan janin nya.dalam hangat untuk para wanita yang sedang mengandung.

SUMBER : HELLO HEART GROUP