Penyakit Bayi yang baru lahir

Masalah Kesehatan Yang Sering Terjadi Pada Bayi Ketika Baru Lahir

Pada bahasan kita akan membahas tentang seputar masalah bayi ketika baru lahir. Meski baru saja menjadi penghuni dunia baru, bayi yang baru saja lahir akan mempunyai banyak hal keunikan tentang dirinya untuk kedua orang tuanya, tentu saja bukan hanya tangisan untuk pertanda dia haus atau lapar saja, bahkan bisa saja tangisan itu menjadi pertanda ada sesuatu yang tidak enak dengan kondisi tubuhnya. Bayi yang baru saja lahir sangat rentan mengalami gangguan kesehatan dan sangat sensitiv Hal ini di sebabkan karena bayi tersebut masih sangat beradaptasi dengan dunia baru dan tentu saja harus beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, menurut WHO atau Badan kesehatan dunia, untuk seorang anak bertahan dan berkembang dengan sangat baik, kita harus sangat focus pada perawatan buah hati pada minggu pertama kehidupan atau dengan lingkungan sekitar nya. pemberian vaksinasi atau pemberian  pengobatan penyakit umum di masa kanak kanak sangat penting jika ingin berkembang dengan baik.Tapi ada kalanya kita sebagai orang tua juga harus bisa menangani bayi jika mengalami hal yang tidak di ingin kan terhadap kesehatan bayi nya. Ada bnyak masalah masalah kesehatan pada diri bayi kita yang tidak kita inginkan meskipun kita sebagai orang tua sudah berusaha mempersiapkan diri pada saat di dalam kandungan dengan menjaga segala pola hidup dan pola makan kita dengan cara memberi asupan asupan makanan yang sangat bergiji dan nutrisi yang cukup untuk kesehatan janin nya

Sebelum melahirkan ada baiknya calon orang tua mengetahui masalah kesehatan yang bisa bisa di alami oleh buah hatinya. Di lansir dari berbagai sumber, Berikut kita akan membahas tentang masalah masalah kesehatan atau penyakit yang biasa di derita oleh seorang bayi ketika baru lahir.

  1. Bayi Kuning

Bayi kuning adalah dimana kondisi yang sering terjadi pada bayi yang baru lahir tapi pada umumnya tidak terlalu berbahaya. Tanda tanda bayi mengalami kulit kuning biasanya mudah terlihat karena cirri khas warnanya yang kuning pada kulit bayi dan kuning pada mata bagian putihnya. Bayi mengalami kekuningan ini biasa nya di sebabkan oleh kadar bilirubuin yang tinggi dalam darah nya. Bilirubin ini adalah pigmen kuning di dalam sel merah, sedangkan Pengertian dari bilirubin sendiri adalah Zat yang terbentuk secara normal dari proses pengurain sel darah merah di dalam tubuh. Kelebihan bilirubin ini di sebabkan terjadi di karenakan oleh organ hati yang belum cukup matang untuk menyingkirkan bilirubin di dalam aliran darah tapi dengan seiringnya waktu dan berkembangnya fungsi organ hati dan mulai nya asupan dengan bayi baik penyakit ini akan berangsur angsur pulih dengan sendirinya, biasanya dalam jangka waktu sekitar 2-3 minggu setelah lahir. Pada kebanyakan kasus bayi lahir dengan masalah kuning ini tidak memerlukan perawatan khusus. Pemyebab lain dari bayi bisa terkena penyakit kuning ini adalah berat badan rendah pada bayi (kurang dari 2500gr ), bayi premature, kurangnya pemberian ASI, infeksi, gangguan fungsi hati sampai ketidak cocokan golongan darah pada ibu dengan bayi. Gejala bayi tekena penyakit kuning biasanya diawalai pada warna wajah dan kemudian menyebar ke dada, perut, kaki dan ke telapak kaki. jika setelah proses melahirkan bayi anda terkena masalah ini anda sebaik mungkin harus melakukan pencegahan agar masalah ini tidak berlarut dan agar tidak menimbulkan penyakit lainnya. Pencegahan yang bisa di lakukan adalah dengan cara pemberian ASI yang sangat cukup kepada bayi, berilah ASI 8-12 kali dalam sehari , dengan cukupnya asupan ASI maka bilirubin daoat di keluarkan dengan cepat dari tubuh atau memalui tinja bayi tersebut.

 

  1. KOLIK

Jika para ibu mengalami kondisi bayi nya yang menangis terus menerustidak dapat di hentikan, mungkin saja bayi anda mengalami kolik. Kolik pada umumnya sering terjadi pada bayi yang baru lahir dan terjadi pada waktu setiap pagi dan sore hari. Pada kondisi ini umumnya tidak baik dengan menggendong bayi tersebut, ini di karenakan bisa saja perut bayi anda menjadi tegang, tapi bukan ibu tidak boleh menggendong bayi pada saat terjadi kolik ini tapi lakukanlah dengan cara yang lembut dan di posisikan tengkurap.dan para ibu tidak perlu khawatir karena kolik ini akan berenti dengan sendirinya.

 

  1. Hidung Tersumbat

Pada situasi tertentu kadang bisa saja bati kita mengalami hal yang tisak masuk akal bagi kondisi kesehatan bayi. Hidung tersumbat pada bayi biasanya akan terjadi di sebabkan oleh alergi seatau infeksi seperti FLU. Jadi jangan di kira kondisi ini akan terjadi saja pada orang dewasa karena kondisi ini juga akan bisa saja terjadi pada kesehatan bayi. Hidung tersumbat terjadi karena saat pembuluh darah dan jaringan di rongga hidung terisi terlalu banyak cairan, selain rewel dan sulit makan umumnya bayi akan sulit tidur dan kesulitan menyusui ketuka mengalami hidung tersumbat. Cara mengatasi hidung tersumbat tidak boleh di lakukan dengan sembarangan yah bunda, bunda perlu membantu mengeluarkan perlahan lender yang ada pada hidung agar tak berdampak serius, dan bila memerlukan bantuan obat obatan pun harus sesuai dengan resep dokter. Tapi agar tak menjadi masalah lebih berat lagi di sarankan agar dating ke dokter anak kepercayaan bunda, agar si buah hati mendapatkan pertolongan yang lebih baik.

 

  1. DIARE

Diare adalah masalah yang sering terjadi pada bayi yang baru lahir.menurut perawat Donna Murray, RN, BSN, orang tua harus bisa membadakan mana feses yang normal dan mana bayi yang sedang sakit diare. Feses bayi pada umumnya akan berwarna kuning, coklat atau hijau bentuknya bisa encer, kental, keras atau bisa saja seperti pasta sedangkan bayi yang mengalami diare umumnya akan memiliki tekstur feses yang berair berwana hijau gelap bahkan berbau. Diare pada bayi lahir biasanya di sebabkan infeksi virus atau bakteri. Selain itu dapat di sebabkan oleh obat obatan atau makanan yang di konsumsi. Banyak cara penanganan ketika bayi anda terkena diare, yang pertama adalah cara yang sangat sering dilakukan oleh para ibu dengan cara memberikan ASI dan cairan elektrolit karena hal ini ASI dapat cepat menggantikan cairandan nutrisi yang hilang pada selama BAB. Selain pemberian ASI juga para bunda dapat memberikan cairan zinc dan probiotik. Sebenarnya ada hal yang lebih peting dari pada menangani yaitu lebih baik mencegah. Disini tugas nya para bunda yang harus lebih extra dengan cara mencuci tangan terlebih dahulu bila akan menyusui dan setelah membersihkan popok.

 

  1. Perut kembung pada bayi

Perut kembung ini adalah masalah umum yang sering terjadi pada bayi yang  baru saja lahir, jadi para bunda jangan dulu terlalu panik ya…, kenapa bayi bisa mengalami perut kembung, menurut dokter spesialis anak yang pernah saya kunjung bayi bisa mengalami perut kembung di karenakan sistem pencernaan bayi yang baru lahir memang belum matang, sehingga banyak menghasilkan gas. Memberikan makanan yang lembut dan menjaga kebiasaan makan bayi bahkan menjaga suhu ruangan bisa menjadi solusi agar peru bayi tidak kembung. Tapi jika para bunda khawatir sebaiknya segeralah kunjungi dokter anak.

 

  1. Infeksi pernapasan

Masalah infeksi pernapasan pada bayi disebabkan oleh virus dan bakteri. Biasanya penyakit ini disertai dengan hidung meler, demam dan tidak menyusui dalam beberapa hari. Bayi yang baru lahir bernafas melalui paru paru dan harus di ketahui gaya pernapasan bayi beda dengan orang dewasa, oleh karena itu tubuh muda sangat rentan oleh hypothermia, maka penting untuk selalu menghangatkan bayi agar sistem pencernaan bayi dapat mulai mencerna segera setelah lahir,

 

Jadi gimana para bunda bahasan kali ini? Sebenar nya masih banyak masalah masalah kesehatan pada bayi yang baru lahir, tapi untuk kesempatan kali ini hanya beberapa saja yang kita bahas. Untuk lebih pasti dan tidak membuat khawatir hati para bunda di rumah, bila tejadi keanehan pada bayi bunda segeralah kunjungi doker anak yang biasa bunda percaya.

Trim’s.

 

Sumber : berbagai bahasan kesehatan bayi fakultas kedokteran,